Words are, of course the most powerful drug used by mankind (Rudyard Kipling)

We just an ordinary one, from Faculty of Nursing - University of Padjadjaran that want to present our best in making this blog...

Our mission is to introduce Psychiatric Nursing as a part of Nursing Care and it's relation to human needs besides that we want to share information about the evolution and development of Psychiatric Nursing as a knowledge...

Hope it will be useful for people who want to search about the articles that we have made...

Crew Serpihan Jiwa Kelompok 4 FIK UNPAD:

1. IMMA WARDHANI (N1O050005)
2. IIN SAKINAH (N1O050021)
3. APRIANI PURNAMA (N1O050032)
4. SRI HENDRAWATI (N1O050048)
5. DEBORAH SIREGAR (N1O050062)
6. GILANG ANGGITA (N1O050065)
7. YULIANTI (N1O050076)
8. YANE MELISIA L. (N1O050087)
9. RENGGANI GITA (N1O050092)
10. DEDEN BUDIMAN (N1O050097)
11. RIZKI FERDIANI P. (N1O050104)


Minggu, 07 Desember 2008

Ketika ia dalam pemasungan

Sisi lain....
Berabad-abad lamanya gangguan jiwa ini telah ada. Terkadang yang nampak oleh mata adalah perawatan yang diberikan terhadap klien gangguan jiwa yakni perlakuan dalam merawatnya. Ya... perlakuan yang diberikan baik dari keluarga maupun masyarakat. Perlakuan dalam hal penanganan antara lain: klien menjadi orang yang disisihkan bahkan disembunyikan dari peradaban, pengobatan yang membutuhkan waktu menahun hingga keluarga kehabisan harta bendanya, pandangan masyarakat terhadap klien adalah pelabelan sebagai "orang gila" dan masih banyak lagi.

Dahulu kala, orang yang mengalami gangguan jiwa berat jalan keluarnya adalah dengan pemasungan. Yap, cost financial ataupun social menjadi murah dan tidak ada yang tau kalo memiliki keluarga gangguan jiwa. Klien cukup dikurung dalam kamar khusus, bahkan mungkin juga dirantai salah satu anggota tubuhnya. Dari study yang pernah dilakukan, klien yang secara sengaja dipisahkan dari interaksi sosialnya mengalami tingkat kesembuhan yang sangat kecil dibandingkan dengan klien yang mengalami perawatan yang lebih humanis.
Klien pasung seringkali banyak mengalami kemunduran misalnya kemunduran secara fisik biasa akan menurunkan kekuatan gerak motoriknya sehingga yang terjadi adalah kaki menjadi bengkok karena kurang banyak bergerak.Telah lama sebenarnya metode ini dilarang untuk digunakan. Namun tekadang masih saja ada yang menggunakan pemasungan sebagai alat guna "memudahkan perawatan namun tidak menyembuhkan bagi klien". Terkadang ini sebagai jalan pintas dari sebuah keputusasaan dengan penyakit yang tak kunjung sembuh. Ya... penyakit yang tak kunjung sembuh karena gangguan jiwa sama dengan penyakit fisik yang menahun pula. Ia mesti mendapat perawatan rutin dan juga memiliki "pantangan-pantangan" yang mesti dijaga agar tidak mudah tersinggung bahkan mengamuk ketika melampiaskan emosinya.
Perawatan Humanis adalah dengan jalan....
# berikan farmakoterapi sesuai dengan dosis yang seharusnya karena fungsi obat adalah agar menekan stressor yang masih ada sehingga klien dapat menjadi lebih tenang.
# akan lebih baik jika ada rekam medik psikis, hal ini digunakan unuk melacak penyebab stressor yang menjadikan pencetus gangguan jiwa. Jika ada faktor keturunan juga dapat digunakan sebagai pemutus mata rantai untuk generasi di bawahnya.
# Family Gathering sebagai salah satu faktor mempercepat upaya penyembuhan klien.
Bawa dukungan keluarga, komunikasi yang tetap dibangun (walaupun mungkin nggak nyambung), pengaturan dosis obat akan menjadi dukungan tersendiri bagi klien.

Tidak ada komentar: